Ekonomi kreatif sangat berperan penting dalam perekonomian suatu bangsa terutama dalam hal menambah pendapatan, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan penerimaan hasil ekspor, meningkatkan teknologi, menambah kekayaan intelektual dan peran sosial lainnya.
Sebagai akademisi, mahasiswa dituntut untuk selalu adaptif terhadap setiap perubahan yang begitu cepat. Peran mahasisswa di dunia industry kreatif ini adalah dapat mengatasi masalah pengangguran, kesenjangan sosial dan ketidakadilan ekonomi melalui upaya pemberdayaan masyarakat dan inovasi ekonomi.
Pembahasan tersebut disampaikan pada Seminar Nasional yang diselanggrakan oleh IAIN Kediri. Adapun salah stau pemateri pada acara tersebut adalah Sutantri, M.E. selaku kaprodi Perbankan Syariah Fakultas Syariah dan Ekonomi UIT Lirboyo Keidri. Seminar Nasional tersebut bertema “Mewujudkan Potensi Ekonomi Syariah di Dunia Bisnis Kreatif Berkelanjutan”.
Selain itu, hadir pula Ibu Ajeng Tita Nawangsari dari UIN Sunan Ampel Surabaya, Reza Pratama, S.E. dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk., Robit Saifun Nawan, M.E. Owner Wisma Digital Academy Kediri. Para pemateri tersebut terdiri dari akdemisi dan praktisi.

Dr. H. Imam Anas Mushlihin, M.H.I. menuturkan bahwa salah satu pondasi dalam pengembangan ekonomi kreatif adalah sumber daya manusia (people). Keunikan dari industry kreatif ini adalah peran sumber daya masnusia menjadi modal utama untuk mmbuat aktiviats ekonomi untuk menghasilan suatu industry yang baru.