IAIT Kediri- Literasi Digital saat ini menjadi hal penting bagi masyarakat. Setidaknya dalam dua tahun terakhir, karena adanya pandemi Covid 19. Masyarakat diwajibkan untuk jaga jarak dan menghindari kerumunan. Makanya setiap usaha termasuk lembaga keuangan perlu memperkuat literasi digital agar terus survive. “Untuk itu, mahasiwa perlu lebih paham tentang literasi digital saat ini,” terang Sutantri M.E, Kaprodi Perbankan Syariah IAIT Kediri.
Antusiasme mahasiswa ternyata tinggi untuk mengetahui lebih jelas tentang literasi digital di lembaga keuangan. Tak kurang ada 100 mahasiswa yang terdaftar di Seminar yang di adakan rabu lalu (16/6) di Aula Mahrus Aly tersebut. Mereka terbagi menjadi peserta online dan offline.“Karena masih pandemic jadi kita bagi pesertanya,” jelasnya.
Antusisme bisa jadi ditunjang dengan berbagai doorprize disiapkan oleh panitia dan Pegadaian Syariah Cabang Jombang. Selain mendapatkan tabungan emas dengan saldo 10 ribu rupiah, berbagai doorprize juga diberikan saat acara. “Tadi ada souvenir dan uang 50 ribu untuk saldo tabungan emas,” tambanya.



Seminar yang diadakan selama dua jam ini juga mengundang civitas akademika Fakultas Syariah. Selain Dr H Ahmad Fauzi Lc MHI sebagai Keynote Speaker sekaligus Dekan Fakultas Syariah. Ada Dosen Prodi Perbankan Syariah hingga Wakil Rektor 2, Dr. A. Jauhar Fuad, M.Pd. sebagai perwakilan Rektorat. Seminar kali ini di Moderatori oleh dosen Perbankan Syariah, Bagus Romadhon, M.E.
Berbagai materi pun disampaikan oleh Mussrifatun S.Sos Kepala Cabang Pegadaian Syariah Jombang. Dari investasi, gaya hidup, produk Pegadaian Syariah hingga aplikasi digital sebagai penunjang para konsumen. “Alhamdulillah, masyarakat semakin mudah dengan adanya layanan digital ini,” ungkap Bu Ifa-sapaanya dalam salah satu sesi.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah sekaligus Keynote Speaker, Bapak Fauzi berharap seminar ini dapat bermanfaat untuk mahasiswa. “Semoga mahasiswa semakin paham akan pentingnya literasi digital,” harapnya.
Harapan Warek 2 pun juga demikian, terkhusus dengan rencana penambahan prodi baru yang di dalamnya ada Prodi Ekonomi Syariah. “Semoga kedepan dengan adanya prodi baru ini membuat mahasiswa semakin memiliki ketrampilan. Tidak hanya memilik ijazah saja, namun juga memiliki sertifikat keahlian,” harapnya.
Selain seminar tersebut, ada Penandatangan MoU antara Prodi Perbankan Syariah dengan Pegadaian Syariah Cabang Jombang. (HUMAS/Bagus)